RSS

*Akuma from the Hell*. . .~(( Bad Boy si Akuma ))~

08 Jun

Disclamer from: Eyeshield 21 n siapa saja boleh^^
Author: Yuki Maehwa^^
Rated: T+ (?? Kapanpun bisa berubah >,<)
Genre: Drama, Romance, Humor
Warning: OOC, GAJE, TYPO, Aneh, Maksa, Kata-kata kasar, buruk dll..

*Lagi-lagi perjodohan! Dijodohkan dengan seseorang yang belum pernah kita temui, itu buruk tapi sering terjadi. Namun bagaimana jika seorang mahasiswa semester 3 yang kasar, selalu menambah kata 'sialan' di akhir perkataan, tak percaya cinta dan menyandang julukan bad boy dari para wanita tiba-tiba dijodohkan bahkan telah distatuskan menikah dengan seorang gadis manis yang lugu dan ceria?? Buruk atau baik nasibnya??..

~**Bad Boy si Akuma**~

Chapter 1
*What the Hell*

"APAAA??", sebuah terikan terkejut terdengar dari mulut seorang pemuda tampan ala setan yang kaget masuk surga. Pemuda ini bernama Hiruma Yoichi, seorang mahasiswa semester 1, jurusan arsitektur di salah satu fakultas ternama di Kyoto yaitu UKC. Putra kedua namun satu-satunya di keluarga Yoichi, karena kakaknya telah meninggal 4 tahun yang lalu karena sakit.

Yoichi adalah salah satu keluarga ternama dan terkaya di Kyoto. Namun orang tua Hiruma selalu berada di luar negeri sehingga rumah besar itu kosong dan hanya berisi para pelayan-pelayannya. Karena itu sejak 3 tahun yang lalu Hiruma lebih memilih tinggal sendirian di sebuah apartemen minimalis yang hanya untuk satu orang saja.
Oleh karenanya dia bebas melakukan apa saja sesuai keinginannya bahkan keluar masuk bersama teman kencannya. Dan sejak saat itu hidupnya telah berubah 180 derajat.

Saat ini Hiruma tengah duduk di ruang keluarga rumahnya. Di depannya duduk kedua orang tuanya yang 3 hari yang lalu datang dari Amerika.
"Sialan, apa-apaan kalian ini" hardik Hiruma marah.
"Hiruma, jangan begitu ini juga untuk kebaikanmu" kata Ayah Hiruma, Morino Yoichi berkata tenang.
Hiruma menatap tajam orang tuanya, "Hah, mengerti apa kalian soal kebaikanku, cukup! Aku menolak perjodohan konyol ini".
Ibu hiruma menghela nafas. "Sayank, kau tak usah khawatir, dia kan putri dari sahabat ibu dulu, putri bibi Anezaki kau ingat kan yang dulu meninggal bersama suaminya dalam kecelakaan pesawat, dia manis sekali kok" kata Ibu Hiruma, Kimiko Yoichi berkata lembut.
"Ck sialan! Aku ini seorang mahasiswa, aku tak peduli dia siapa, manis atau tidaknya tapi. . .Statusnya masih anak SMP, MA SIH S M P" Hiruma menekankan ucapannya dengan tatapan ingin bunuh diri.
"Yah, ehm i itu ti tidak apa-apa kan sayank, kan kamu masih bisa menganggapnya sebagai adik dulu, terus entar lambat waktu dan umurnya sudah mencukupi baru kau menggangnya sebagai istrimu" jelas ibu Hiruma dengan tersenyum manis tanpa dosa.
"Cih istri, dia tidak akan jadi istriku, tidak akan pernah! Sudah ini pembicaraan yang tak penting, aku akan per…".
"Hey tenanglah, kau lupa, waktu umurmu 8 tahun kaukan sudah kami nikahkan dengannya" giliran ayah Hiruma berkata tanpa dosa tapi sukses membuat Hiruma tenang atau lebih tepatnya membeku dengan mata melotot dan mulut terbuka.

".."
krik krik krik krik
".."

Hiruma mengingat kembali kejadian itu, dan benar dia menikah dengan seorang balita (??), bodohnya waktu itu Hiruma justru senang sekali. Wajah Hiruma sukses pucat.
..Srup.., ayah Hiruma meminum kopinya dengan santai.
… Ibu Hiruma senyum-senyum memandang anaknya.
"K ka kalian?? AARRGG INI GILAAA, KETERLALUAN KALIAN GILAAAA. . ." Hiruma mencak-mencak berteriak frustasi menjambak rambutnya.
"Ah iya ada lagi, istrimu akan datang kemari 3 hari lagi dan berhubung kau tak mau tinggal di sini maka dia akan tinggal bersamamu di apartemenmu sayank", Ibu Hiruma tersenyum senang mencubit pipi putranya, sedangkan Hiruma hanya mampu menatap tak pecaya dengan pandangan, 'aku ingin mati menghadapi ulah kalian'.
"Oh iya satu lagi, Ibu pesan jangan di apa-apakan dulu ya, dia masih kecil" ibunya tersenyum jail.
"Meskipun kami sudah ingin memiliki cucu, tapi jangan dulu ya" tambah Ayah Hiruma. Membuat Hiru memandang iblis ayahnya. 'Sialan orang tua ini..Gzz apartemenku kan hanya 1 kamar, gila bagaimana bisa mereka. . .Arrgg!', Hiruma menjerit dalam hati.
"Baiklah kau boleh kembali ke apartemenmu" kata ayah Hiruma lalu beranjak naik ke lantai atas.
"Sialan!" Hiruma berjalan menuju pintu rumah dengan kesal.

"Tunggu! Sayank, tolong jaga dia ya, jangan sakiti dia, kalau tidak kau akan berhadapan dengan ibu. Mulailah belajar mengenal perasaan cinta, kembalilah menjadi Hiruma yang dulu lagi, dan berhentilah menjadi anak 'nakal' ya" Ibu Hiruma berpesan sebelum Hiruma menutup pintu. Hiruma sempat terkejut mendengar nasehat ibunya yang jelas mengetahui kenakalannya itu. Sepanjang kembali ke apartemennya , dia selalu memikirkan kata-kata ibunya itu. Di antara kedua orang tuanya, Hiruma lebih dekat dan sangat menghormati ibunya.

Yah dialah Hiruma Yoichi, mahasiswa semester 3. Sosok pemuda dingin dan tertutup, selalu bertingkah semaunya dan kasar. Dia tidak percaya akan cinta maupun hanya sekedar percaya pada orang lain. Mendapat gelar 'Bad Boy' dari para fansnya terutama dari wanita-wanita yang pernah 'bermain' dengannya. ^o^

Hiruma merasa gunda, berkali-kali dia menghela nafas memikirkan bagaimana menghadapi err. . .Istrinya itu.
"Hah, pasti merepotkan mengurus anak kecil, dasar bocah sialan. Asal dia tak menggangguku aku tak kan mempermasalahkannya"

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Juni 2011 in Fanfiction, Part

 

Tag: , , ,

2 responses to “*Akuma from the Hell*. . .~(( Bad Boy si Akuma ))~

  1. nov

    12 Juni 2011 at 9:04 pm

    wkwkwk hobi amat lawan ortu..
    Tu kan namany anak durhaka..
    Lanjut unn… ^_<

     
  2. yukimaehwa

    13 Juni 2011 at 12:59 am

    hu.um,,
    baiklah,,:D

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: