RSS

~~~~**Life of Yuki**~~~~ (( OneShoot ))

13 Jun

Seorang gadis tengah tertidur
dalam hangatnya selimut.
Wajahnya tampak polos dan
bahagia menikmati mimpinya.
Ruangan kamarnya cukup luas,
didominasi dinding pink lembut disetiap bagiannya. Sebuah
jendela besar yang menghadap
langsung ketempat tidur
memungkinkan jika matahari
telah terbit maka cahayanya dapat langsung membangunkannya.
Dia adalah gadis ceria dan manis
bernama Kuroi Yuki.

*Yuki POV*
Hay,,namaku Kuroi Yuki 17
tahun. Aku tinggal di sebuah
rumah besar jauh dari
perkotaan, tepat di kaki bukit
bersama keluargaku. Aku sangat senang tinggal disini, tenang,
sejuk, damai, jauh dari
keramaian kota yang tidak aku
suka.

*Normal POV*
Yuki bangun dari tempat tidur
dan langsung pergi ke kamar
mandi untuk berangkat sekolah.
Dia sekarang ini tengah duduk di
bangku SMA kelas dua. Dia telah siap dengan seragam
sekolahnya. Yuki berdiri di
depan kaca riasnya.
“Baiklah aku siap!!” teriaknya ceria.

*Yuki POV*
CEKLEK,,
“Mama~,,Papa~ ohayouuuu!!”
Sebelum berangkat sekolah aku
selalu berpamitan dulu pada
kedua orang tuaku. Liat betapa serasinya Mama dan Papaku,
mereka selalu bersama. Mama
yang selalu tersenyum dan Papa
yang err agak bermuka
dingin. . . .Aku sangat sayank
pada mereka.

“Berangkat dulu ya Ma Pa,,” aku
mencium kedua pipi mereka.
Ih Papa sama Mama baunya
tidak harum, hehehe, ya wajar
sih kan mereka belum mandi tapi
mereka juga agak kurusan, apa mereka diet ya. Setelahnya aku
segera berangkat ke sekolah.
Eh rasanya ada yang kurang, apa
ya? Ah iya sarapan. Ku lihat
meja makan masih bersih dan di
dapur terlihat bibi tengah tertidur. Ya sudah biarkan saja
kasihan bibi mengantuk, aku
sarapan di kantin sekolah saja.
“Ittekimasu!!”

~**~
“Ohayou Yuki-chan!”
“Ohayou!”
“Seperti biasa selalu ceria,,”
“Tentu donk, Yuki gitu,,” aku
tertawa menanggapi sapaan temanku. “Eh bagaimana apa sudah ada
kabar dari Riyu-kun?”
“Belum,,”
“Astaga kemana dan kenapa ya
dia tiba-tiba menghilang begitu,,”
“Benar, sudah hampir sebulan ya,,”

Aku mendengar percakapan
beberapa fans dari Riyu.
Fans? Riyu? Siapa dia?
Akan aku jelaskan!

Riyu, dia adalah Asuka Riyu,
seorang cowok idola yang terkenal dengan wajah tampan
dan sikap dinginnya. Jadi tidak
salah memiliki banyak FG di
sekolah maupun di luar sekolah,
apalagi dia adalah kapten tim
basket kami. Seperti yang mereka katakan,
dia telah menghilang kurang
lebih sebulan yang lalu.

“Yuki-chan apa kau tidak apa-
apa?” temanku bertanya dengan
khawatir.
“Iya tenang saja,,” aku tersenyum
padanya. Mungkin dia khawatir
padaku karena menghilangnya Riyu-kun. Hn kenapa begitu?
Apa hubungannya?
Hubungannya adalah, Riyu-kun
adalah kekasihku. Kami bahkan
dijuluki pasangan serasi. Tapi
tepat sebulan yang lalu aku mengetahui ternyata dia
menduakanku, jadi ya aku hukum
saja untuk tinggal di rumahku
kan dengan begitu dia akan
selalu di dekatku. Karena itulah
aku tetap dapat tersenyum bahagia jika temanku
membicarakan dia!! GOOD
IDEA.

Tet tet tet. . .
Bel pulang berbunyi, aku segera
pulang ke rumah, tapi
sebelumnya aku mampir dulu ke
minimarket untuk berbelanja.
Kenapa aku, bukan bibi? Jawabannya bukan karena bibi
malas tapi karena akunya saja
yang terlalu rajin dan sayank
pada bibi jadi biar aku saja yang
belanja.

“Tadaima~,,”
Hn sepi ya, ah lihat kakakku
tengah duduk di depan TV.
“Nii-chan, lihat TV kok TVnya
enggak di nyalain, ah iya nii-
chan kan tidak bisa, aku bantu nyalain ya,,” aku menghidupkan
TVnya, “Hn dasar maniak TV,,”
ejekku tapi tidak
diperdulikaanya, matanya tetap
fokus pada TV. Aku segera ke kamar dan mandi
karena gerah. Setelahnya aku
langsung berjalan ke kamar
paling ujung.

CEKLEK,,
Kamar ini sangat berbeda dengan kamarku karena kamar
ini hampir semuanya warna
putih, ini adalah hasil
dekorasiku karena yang
menempati kamar ini adalah my
Prince, Riyu ouji-sama.

“Konnichiwa Riyu-kun, gomen
tadi pagi aku langsung berangkat
soalnya hampir telat, tapi itu
juga karena kamu sih yang
mengajakku mengobrol sampai
larut malam,,”
Dia hanya diam bersandar di tempat tidur. Tapi bagiku itu sudah biasa toh pada dasarnya dia memang pendiam, hanya senyum manisnya yang terpantri di wajahnya.

“Ada apa kau menatapku begitu,
rindu ya?” aku menggodanya,
dengan wajah merah aku
menunduk dan mengecup pipinya.
“Ih kau bau, ah iya kau kan tidak mandi, sebentar ya,,” aku
mengambil parfum dan
menyemprotkannya di badannya.
“Nah begini kan jadi wangi, ah
iya wajahmu kok kurusan ya,
pucat lagi jadi terlihat seram tau,,” aku beranjak mengambil
kotak make up, ku beri sedikit
pemerah pipi padanya, “Nah liat
kau tampak tampan lagi dech,,”

“Tunggu sebentar ya aku
buatkan jus tomat kesukaanmu,,”
aku pergi ke dapur.
“Bibi~, bibi sedang apa?”
tanyaku ceria tapi bibi diam
saja, bibi masih tidur. Buat sendiri aja dech kasihan bibi
pasti kecapean.

“Riyu-kun, lihat jus tomatnya
sudah jadi, kau minum ya,,” aku
meletakkannya di meja.
“Uh sebal kau tidak meminumnya
lagi,,!” Lagi-lagi dibiarkannya
begitu saja, aku jadi kesal dech. Tapi itulah dia.
“Kau capek ya, kau berbaring
saja ya,,” aku membantunya
berbaring.
KLEK,,
“Ah gomen, ya kakimu putus lagi dech, gomen ya aku menarik
kakimu terlalu keras tadi,,” dia
tak bergemim, ah senangnya
punya cowok cool seperti dia. KLEK,,
“Ah tanganmu, duh gomen ya,,”
karena terlalu semangat aku jadi
mematahkan tangannya juga, “Ya
putus, sebentar aku sambungin
dulu,,” aku menjahit dan memasangkan tangannya
kembali.
“Kau marah ya? Tapi
aku tak suka dimarahi, kau harus
tersenyum di depanku, oke,,” ku
bantu dia lebih tersenyum,
kutarik mulutnya yang rapuh lalu kujahit sisinya. “Nah begini kan
lebìih baik!!”
“Hey jangan melotot, lihat
matamu hampir copot jadinya,,”
aku memasang kan lem di
matanya agar tidak lepas lagi. TEKLUK,,
Aduh gawat kepalanya putus
lagi. “Riyu-kun gomen, aku
betulin lagi deh,,” aku mengikat
lehernya.
“Makanya jangan banyak bergerak, lihat wajah dan
badanmu jadi penuh jaitan kan,
uh dasar bandel,,” karena kesal
aku memarahinya.

“Enak ya kamu tidur terus, aku
kan jadi kesepian,,” Ku tatap iri dia.
“Aku juga dech biar aku tidak
repot-repot membuatkanmu jus
tomat lagi!” Aku menaiki tempat tidurnya,
wajahku memerah saat berbaring
di sampingnya. Tapi aku tak bisa tidur juga.
“Huh aku tak bisa tidur, ah iya biar nyenyak aku minum
obat tidur saja dech, emh berapa ya 2, 3 atau ah semua aja dech” Setelah aku meminumnya aku memukulkan botol obatnya ke kepalaku, soalnya kepalaku agak pusing sih, lalu aku langsung tertidur smbil memeluk
badan kurus Riyu-kun. Rasanya
tidurku nyenyak sekali, mungkin
karena tidur bersama Riyu-kun
ya, hehehe.

*Normal POV*
Segerombolan mobil
berbondong-bondong memasuki
sebuah pekarangan luas rumah
tua yang besar untuk keperluan
penyeregapan gembong Narkotika. Mereka adalah para
polisi. Di dinding samping pintu
terdapat keterangan Kuroi
family.
“Semua ayo masuk, siapaun yang
ada di dalam kita tangkap
terlebih dahulu!”
“Baik komandan!”

Dengan hati-hati mereka masuk
dalam rumah. “Yaiks,,baunya sangat busuk!!”
“Benar, apa ini?”
Karena mendapati rumah sepi,
mereka mulai berpencar.
“A astaga a apa i ini?”
Seorang polisi terkejut
mendapati seorang laki-laki
duduk di depan TV dalam
keadaan membusuk bahkan
tangannya terjatuh di lantai. Dengan sebuah pisau menancap
di kepalanya.

“Lihat ini!” teriak seorang polisi
lagi. Darah kering berceceran
dimana-mana. Seorang pembantu
terduduk di sebuah kursi dengan
banyak pisau yang menancap di
tubuhnya. Dan tentu saja dengan tubuh yang telah membusuk
bahkan dipenuhi lalat.
Naik ke atas, mereka
menemukan dua sosok orang
yang tengah berbaring di tempat
tidur, dengan beberapa jaitan di
wajah mereka. Jika selimut
dibuka tampaklah perut sobek yang telah membusuk penuh belatung membuat
siapapun dapat pingsan seketika.
Dan diketahui ternyata mereka
adalah tuan dan nyonya Kuroi.

“Aku sangat mual, ukk,,” gerutu
beberapa polisi menutup hidung dan mulutnya.
Dalam sebuah kamar didominasi
putih terlihat sangat kontras
dengan warna merah dari darah
seorang pemuda yang terbaring di tempat tidur. Wajah dan
tubuhnya dipenuhi jaitan, satu
matanya menggelinding di lantai,
tubuhnya yang hampir
kehilangan kulit dam daging
penuh darah kering akibat sayatan-sayatan yang
diterimanya. Setelah selimut
dibuka ternyata tubuhnya telah
terputus di bagian pinggang, bahkan isi perutnya terlihat berhamburan.
Sedangkan sosok gadis yang
tersenyum disampingnya terlihat baik-baik saja hanya terlihat
beberapa busa mengering dari
sudut-sudut bibirnya. Dan jejak
darah di kepala bagian kanannya yang telah mengering.

Diketahui mereka adalah Kuroi Yuki dan Asuka Riyu, pemuda
yang dilaporkan menghilang
sejak 1 bulan yang lalu. Dia juga
tersangkut dalam kasus
penggunaan narkotika. Di
samping tempat tidur berjejer puluhan gelas berisi jus tomat
yang telah membusuk. Dari data yang ada keluarga
Kuroi merupakan sebuah
keluarga yang berbisnis obat-
obatan terlarang, bahkan
ditemukan ladang ganja yang
telah mengering di belakang rumah mereka dan seorang laki-
laki setengah baya tewas dengan
sebuah kapak menancap di
kepalanya, sepertinya dia pak
kebun.

Dari pemeriksaan diduga putri
mereka, Kuroi Yuki mengidap
kelainan jiwa sehingga
membunuh keluarganya . Yuki
terlalu banyak mendapat tekanan
karena dipaksa merahasiakan bisnis kotor keluarganya juga
penyiksaan lahir batin yang
didapatnya. Suatu hari karena tidak tahan
Yuki memberontak jika
orangtuanya tak menghentikan
bisnis itu dia akan melaporkan
pada polisi. Karena marah
orangtuanya menyiksanya bahkan memaksanya
mengkomsumsi obat-obatan
terlarang, Yuki tidak terima dan
membunuh mereka semua dalam
keadaan sadar tak sadar.


.
.
.
“Kalian sudah puas melihatnya?”
ucap seorang gadis dengan
menggandeng lengan seorang
pemuda. Di sampingnya terdapat
beberapa orang yang tengah
menatap kedepan dengan pokerface.

“Ayo kita pergi!
.
.
.
Neraka telah menunggu kita!!”

Dan sosok-sosok itu lenyap,
seiringin angin berhembus
dingin.

~** O W A R I **~

**Haduh saya error mendadak
bikin beginian!! Uwah kacau aku ternyata tak bisa bikin yg beginian. . .Hehehe**

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 13 Juni 2011 in Fanfiction, Oneshoot

 

Tag: ,

2 responses to “~~~~**Life of Yuki**~~~~ (( OneShoot ))

  1. hasni kamenashikazuya stareels

    26 November 2011 at 4:17 pm

    huawwwww. . . . Seram bgt tuh cewek pdhl sejak pertama baca q kira dia cewek manis tp mengerikaaaaaan.

     
  2. yukimaehwa

    29 November 2011 at 7:05 am

    ny eon y. . .
    Annyeong. . .^^
    hehe mian crtax aneh eon. . . :p

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: