RSS

~**((Ai no Baka))**~ Chapter 2!!

10 Jul

~**((Ai no Baka))**~

Chapter 2 (>.<)

"Aih sakit,," Sakura menggerutu.
"Hah salah siapa menghiraukan panggilanku, lihat kau tampak bodoh sekali, hahaha,," Sasuke tertawa, ya tertawa sambil menunjuk-nunjuk Sakura yang masih terkapar di lantai dengan muka merah dan sangat sebal.

"Puaskah kau tuan kutub?" sewot Sakura setelah tawa Sasuke mereda. Tapi di samping itu Sakura sangat senang melihat tawa Sasuke yang amat sangat langkah.
"Hn, iya iya ayo berdiri!" Sasuke mengulurkan tangannya membantu Sakura bangun.
"Haish kau ini jahat sekali, gilirin aku ketiban sial bisa tertawa seperti itu,," Sakura cemberut.
Sasuke terdiam wajahnya sedikit merona karena sadar lagi-lagi topeng stoicnya terlepas.

"Salah sendiri, aku ingin mengingatkanmu kau tidak mempedulikanku,," ucap Sasuke sambil memalingkan wajah, Sakura tertawa kecil.
"Ada apa?" Sasuke melirik Sakura.
"Tidak, tidak ada ayo pulang,,aw aw sakit,," Sakura mengelus-elus pinggangnya.
'Setidaknya bersama dia ah tidak tapi mereka aku dapat merasa hidup dan memiliki keluarga', ucap Sasuke dalam hati sambil tersenyum kecil melihat Sakura tertatih tatih di depannya.

"Kau yakin tidak apa-apa?" tanya Sasuke.
"Tidak, hanya sedikit sakitnya,," jawab Sakura. Tiba-tiba Sasuke berhenti berjalan.
"Ada apa?" Sakura heran dan menatap ke arah pandangan Sasuke dan lagi-lagi hatinya terasa nyeri, ya Sasuke memandang Hinata yang berdiri sendirian tak jauh dari tempatnya.
"Ah hay Saku-chan Sasuke, kalian belum pulang?" sapa Hinata sambil tersenyum.
"Ah hay Hina-chan, ini baru mau pulang,," jawab Sakura.
"Sendirian, kau belum pulang? mana Naruto?" Sakura celingak celinguk.
"Iya, Naru-kun sedang latihan bola, tiga hari lagi ada lomba dan aku menunggu jemputan tapi dari tadi aku telfon sulit sekali, aku takut pulang sendirian"
"Ah andai rumah kita searah, kita bisa pulang sama-sama, ah bagaimana kalau hari ini kami temani kau pulang?" Sakura tersenyum senang.
"Tapi nanti merepotkan,," kata Hinata.
"Biar ku antar, Sakura kau pulang saja, bukankah punggungmu sakit,," kata Sasuke yang sedari tadi diam.
Senyum Sakura seketika lenyap.'Bukan, bukan punggungku yang sakit, tapi hatiku' rintih Sakura dalam hati.

"Eh sakit, kau jatuh Saku-chan?"tanya Hinata khawatir.
"Hn, dia tak apa mungkin hanya sedikit memar, ayo!" ajak Sasuke.
"Ah i iya tak apa, baiklah kalian hati-hati ya,," Sakura memaksakan tersenyum.

Tak lama kemudian SMS masuk pada HP Sakura.
'Tugasnya nanti setelah pulang aku akan kerumahmu',,
itu SMS dari Sasuke.
'Tidak usah aku bisa mengerjakannya sendiri' balas Sakura.

~Sasuke POV~

Malam hari di rumah Sasuke..
Hn hari ini lumayan, tapi aku jadi merasa bersalah pada Sakura, membiarkan dia mengerjakannya sendiri, apa dia marah? Ah aku rasa tidak,,hn telfon enggak ya, sudahlah liat besok aja.

~Normal POV~

Seperti biasa Sasuke tengah berjalan menuju halte bus, dan pandangannya tertuju pada seorang gadis yang tengah duduk membaca bukunya.
"Hey nona cerewet, kau marah?" Sasuke duduk di sampingnya.
". . ."
"Ehem Sakura?"
". . ."
"Saku-chan~,,"
"Terdengar aneh, kau tak pantas mengucapkan itu dengan wajah stoicmu itu Sasu-chan,," Sakura tertawa kecil.
"Sial!" Sreet, Sasuke menarik buku Sakura.
"Hey, kembalikan!" menggapai-ngapai bukunya karna Sasuke mengangkatnya tinggi.
"Sasu-kun tuan kutub sini, ah aw. . .",, Sakura mengernyit sakit.
"Ada apa?" tanya Sasuke.
"Ti tidak, ah bisnya datang ayo naik!" Sakura menarik Sasuke.

~**~

"Hah, menyebalkan,," lagi-lagi Naruto menghela nafas.
"Hey ada apa denganmu Naruto, sepanjang hari menghela nafas terus,," omel Sakura.
"Naru-kun apa kau sakit?" Hinata menatap khawatir.
"Tidak Hina-chan, itu anu, aku hanya. . .Ah intinya bentar lagi ujian kenaikan kelas,,Arrggh!" Naruto mengacak rambutnya.
"Aih dasar kau, aku kira ada masalah besar,," Sakura memukul kepala Naruto dengan buku.
"Aw Hina-chan~ Saku-chan jahat. . .",, Naruto merengek memeluk Hinata yang blushing.
"Cih, bodoh!" Sasuke memalingkan wajah dan Sakura tau apa alasannya.
"Hey Sasuke, enak kau punya otak encer,," Naruto cemberut.
"Bukan salahku, ini anugrah!" jawab Sasuke cuek.
"Ah, jadi maksudmu otakku yang bo, ah bukan, otakku yang pas-pasan ini juga anugrah ya?" tanya Naruto polos. Semua pun cengo dan akhirnya tertawa kecuali Sasuke yang hanya menyeringai.
"Hey kenapa kalian tertawa?" Naruto bingung.

~Skip time pulang sekolah~

Seperti biasa Naruto pulang bersama Hinata dan Sasuke bersama Sakura.
Sesampainya di rumah Sasuke dikejutkan dengan keberadaan orangtuanya di ruang keluarga.
"Tousan, Kaasan,," ucapnya dingin.
"Ah Sasu-kun kau sudah pulang, kaasan kangen sekali,," Ibu Sasuke menghampiri dan memeluk erat Sasuke, dia adalah Mikoto Uchiha.
"Hn!" hanya itu tanggapan Sasuke.
"Kau tampak lebih tinggi putra kecilku,," ucap ayah Sasuke, Fugaku Uchiha.
"Ada apa kalian pulang, ada yang penting?"
"Aih Sasu-kun kenapa bertanya begitu sayang?" kata Mikoto.
"Bukankah memang begitu,," jawab Sasuke.
"Ah sudahlah, percuma kita menyembunyikannya istriku, begini duduklah dulu,,"
"Ada apa ini?" Sasuke berfirasat buruk.
"Ehm anu begini, meski masih kelas 2 SMA ah tidak bentr lagi kau kelas 3 SMA, nah bisa dikatakan kau sudah, ehm cukup besar dan kami ingin em. . ."
"Kaasan to the point saja!" Sasuke kesal, 'hah berbelit-belit dan berkalimat panjang, huh Sakura kedua' gerutu Sasuke dalam hati.
"Baik, kami menjodohkanmu dengan Sakura!"
". . ."
". . ."
". . ."

~**~

Brakk, "Sial apa-apaan mereka, Arrg. . .",, Sasuke membanting kesal tubuhnya di tempat tidur.
"Dan apa-apaan mereka memutuskan pertunangan kami sesukanya,, besok?. . .Hah Hinata. . ." Sasuke menenggelamkan wajahnya pada bantal hingga akhirnya dia terlelap.

~Tsudzuku~

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Juli 2011 in Fanfiction, Part

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: