RSS

||**Ai no Taekyung**|| (Oneshoot)

09 Feb

*(( One Shoot ))*

*Masih tertinggal bayanganmu,,yang telah membekas di relung hatiku..
Hujan tiada henti seolah pertanda,, cinta tak disini lagi kau t’lah berpaling*

Taekyung basah-basahan dan berteriak-teriak..

MINYUUU~,,
KENAPA KAU PERGI??
KAU BERPALING DARIKU,,

MENGAPA KAU MEMILIH DONG JUN YANG CULUN DAN TIDAK MEMPESONA ITU??
HIKZ HIKZ HIKZ. . .

MENGAPA KAU LEBIH MEMILIH JADI ISTRI APOTEKER??
BUKAN AKU YANG MEMPESONA INII. . .

TIDAKK. . .HWAAA,, HWAAA
. . . . .

Jeremy: “Kakak~, sudah belum tanganku sudah pegal memegangi selang ini.” ( Ehh…?? )

Shinwoo: “Kak handcamnya berat ni, sudah ya.” (menurunkan handcam dari pundaknya)
.
.
.
*TAP TAP TAP..*

Minam: “Oy berisik sekali? Ngapain pagi-pagi teriak-teriak,,hoaam telingaku mules” (mengorek-ngorek telinga)

Taekyung: “. . . .”

Jeremy: (berbisik) “katanya sedang Pa Tah Ha Ti”

Shinwoo: “Enggak ada angin, enggak ada hujan pas kita tidur tiba-tiba diseret kesini”

Minam: (memiringkan kepala dan tersenyum sinis)
“Hn apa benar Adikku dengan Dong Jun sahabatku,,
(suara keras menyindir) wah aku sih malah SETUJU BUANGET”
. . . . .
Zz. . . Zz. . . Zz. . .

Taekyung: “A PA KAU BI LANG,, TIDAK BOLEH!!. . .
( menatap tajam Minam, begitu juga dengan Minam),,
AKAN KU HANCURKAN KALIAN,,HIYAAAT…”
(mengangkt sendal yang kena kotoran Jolie ke atas menuju arah Minam)

Minam: “Hey mau apa kau, tunggu hey tidak, UWAAH..” ( Lari kalang kabut di kejar Taekyung)

Taekyung: “BERHENTI KAU KAKAK SIALANN”

Minam: “AKU BUKAN KAKAKMU, DAN AKU TIDAK MAU JADI KAKAKMU”

Taekyung: “BERISIK, BODO AMAT, HARUS MAU”

Minam: “TIDAK”

Taekyung: “MAU”

Minam: “TIDAK”

Taekyung: “MAU”

Shinwoo+ Jeremy: (di tengah-tengah, tengok sana, tengok sini,,,hohoho kasihan)
“Pertengkaran keluarga”
(saling berpandangan dan mengangguk)

Minam: “TIDAK”

Taekyung: “MAU”

Minam: “TIDAKKKKKKK”

Taekyung: “MAUUUUUU”

“Tidak Mau,, (??)

Taekyung dan Minam berhenti dan menoleh ke sumber suara”

Semua: “MINYU”

Taekyung: “A apa k kau bi bilang? Tidak mau, iy tidak mau? (mendekati Minyu)

Minyu: (bingung tidak mengerti), “I iya kak,,tadi aku bilang tidak mau”

Taekyung: “HUWAAAH TIDAK,,HIKZ HIKZ..(mencakar-cakar lantai)

Minyu: “Eh? Aduh ada apa ini? Kak kau kenapa” (bingung)

Minam: “BAGUS ADIKKU” (mengacungkan 4 jempol)

Shinwoo+Jeremy: “kasihan” (menatap iba dan geleng-geleng kepala)

Minyu: “Hah apa? Ada apa ini”

Taekyung: (memegang bahu Minyu) “Kenapa? Kenapa kau berpaling dariku

Minyu: “Berpaling?
Taekyung: “KENAPA KAU PERGI, MENINGGALKANKU”

Minyu: “Pergi? Ah aku tadi kan pergi membelikanmu obat ke apotek kak..”
. . . . . .
Semua: *CENGOK*

Semua kecuali Taekyung: “Beli obat?”

Taekyung: “Kau tidak berpaling dariku, kau tetap mencintaiku kan?

Minyu: (tersenyum malu), “Tentu saja iya.”

Taekyung: “Asyik asyik,, hore hore hore hore Minyu tetap cinta aku, kau dengar kan kakak (menatap Minam yang cemberut),Cin Ta A Ku, Yey Yey” (tertawa melompat-lompat. . .)

Shinwoo+Jeremy+Minam: (memincingkan mata) ‘Gila ya?’

Minyu: “Sudah kak Taekyung nanti bisa tambah sakit, apalagi kan lagi demam tinggi ah astaga kenapa malah basah-basahan kak, coba ku lihat, OH TIDAK kau panas sekali?” (Minyu mengibas-ngibaskan tangan)

Jeremy: “Coba aku periksa, (menyentuhkan tangan di kening Taekyung) ah benar panas sekali.”

Shinwoo: “Demam tinggi?Pantas dia tambah aneh hari ini” ( berarti biasa aneh donk. . .XD)

Minam: “Bukan aneh tapi gila, sial bangun tidur dikejar orang gila mana bau lagi, stadium 4 dia”(celetuk kesal Minam)

Minyu: “Lebih baik kita masuk dan minum obat dulu y kak”

Taekyung: “Tidak mau aku sehat kog~” (bergelayut manja)

Minyu: “Demammu tinggi kak,ya ayolah” (memberikan permen. . .Lah??)

Taekyung: “Aaa~, gendongg (jiah gubrakzz)” (mengulurkan tangan)

Minyu: “Aku tidak kuat, ah kak minam tolong ya” (chappy eyes no jutsu)

Minam: “Ah APA, tidak tidak,,NOO NOO”

Shinwoo: (berbisik ke Jeremy)”Kita bantu bujuk, bisa-bisa nanti kita yang kena”

Jeremy: “Kau benar kak, ayoo”

Minyu+Taekyung+ Shinwoo+Jeremy: “Kakak~, kami mohon. . .”(berlutut mengatupkan tangan)

Minam: “Apa-apaan kalian, TIDAK Ya TIDAK gendong sendiri!”

Minyu: “Hikz hikz kakak~ kumohon” (Airmata buaya. . . XD)

Minam: (menatap minyu)”ARRRG,,sial,,OKEY OKEY CEPAT NAIK BOCAH GILA!”

Semua (kecuali Minam): (Tersenyum kemenangan)
“Te Ri Ma Ka Sih Ka Kak. . .He he he”

Taekyung: “Enak, kayak naik kuda-kudaan, ayo maju Hya Hya” (tersenyum senang menghentak-hentakan kakinya)

Minam: “Diamlah! jangan banyak gerak BODOH!”
(mengerutu dalam hati) ‘CIH APA KUDA? Sial liat aja, Minyu pergi, akan ku buang kau ke tempat sampah, ku lempar ke dalam jurang, ku tenggelamkan dalam lautan, ku cincang dan ku bakar sampai menjadi abu’ (ke ke ke ke Devil smirk)

Minyu: “Kakak apa kau keberatan?”

Minam: ” Ah tidak, ini biasa aja kog” (Tersenyum muanis), ‘ke ke ke ke tanganku sudah gatal’ (menyeringai setan)
.
.
.
~*The End*~

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Februari 2012 in Fanfiction, Oneshoot

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: