RSS

||**Asal Mula Taekyung**|| oneshoot

09 Feb

(( Cerita Ber GAJE** >.<

Suatu hari di sebuah pedesaan di ujung kulon korea selatan hiduplah seorang pemuda miskin yang bekerja sebagai petani.

"Ahh cerah sekali hari ini, hem udaranya sejuk. . .Okey saatnya pergi ke sawah"

Pemuda itu memanggul cangkul di bahu kiri dan memegang celurit di tangan kanan, sesampainya di sawah dia mulai terjun ke tengah sawah berlumpur dan mencangkulinya.

"KYAA, lihat-lihat dia sudah datang"

"Astaga dia memang tampan ya"

"Iya iya, omo benar-benar mempesona"

Yapz segerombolan gadis desa sudah siap berkumpul di pinggir pematang sawah, bahkan ibu-ibu dan nenek-nenek yang udah keriput juga ikutan ( Lha ??. . .XD)

"AKANG TAEKYUNG SEMANGAT YA KANG"

"A'A BERJUANGLAH"

"CU CAKEP,,JANGAN MENYERAH,,ohok ohok ohok"

Taekyung menoleh ke arah mereka, tersenyum dan melambaikan tangan dengan Slow motion.

"KYAAAAA, JROOT"
Semua kelepek-kelepek, hingga terjun bebas, terjungkal masuk ke lumpur sawah di belakang mereka.

Seorang laki-laki tengah berjalan di pematang sawah dengan jeprat jepret pemandangan di sana dan disini.

"KYAAA, KYAAA, UWAAH, WAWW"

"Eh ada apa ya di situ kenapa ramai sekali"
Laki-laki itu melihat sekumpulan makhluk berteriak-teriak kagum pada seorang pemuda yg tengah mencangkul di tengah sawah.

"Ehem permisi, ada apakah ini?"

"Kau tidak tau, lihatlah pemuda bernama Taekyung itu kau pasti akan mengerti"

Laki-laki itu bingung namun mengikuti juga memandang Taekyung.

*Adegan Slow Motion Mode ON*

-Taekyung melepas kaos oblongnya dan mengikatnya di kepala, dia ngangkat cangkulnya dengan penuh pesona, badan putih yang dialiri keringat, perut sixpack, wajah yang mengkilat basah dan. . .(Kyaaa noseblood mode on. . .XD)

-Taekyung mulai mengayunkan cangkulnya ke tanah sawah, tangan yang berotot, badan yang membungkuk terlihat punggung yang lebar, rambut basah yang jatuh membingkai wajahnya (Omo klepek-klepek. . . .Ck ck ck)

Hal tersebut dilakukan berkali-kali membuat penoton makin klepek-klepek aka kejang-jejang.

-Taekyung meletakkan cangkul di tanah, menegakkan badan, mengusap keringgat di wajah dengan tangan kanan, tangan kiri di pinggang, melepas ikatan kaos di kepala dan menenggadahkan kepala ke atas dan mengibas-ngibaskan rambutnya yang basah oleh keringat ala iklan sampoo, (ck ck ck) lalu tersenyum ke arah sang penonton dengan manis, berjalan dengan anggun dan beranjak pulang ke rumah.

"KYAAA BLUKK" (yakk penonton sukses pingsan, dengan mimisan+ kejang-kejang. . . .XD)

Sedangkan si lelaki itu memandang tak berkedip Taekyung dengan tangan bergetar, kaki kesemutan dan hidung mimisan..

"Omo, pesonanya bahkan mengalahkan model international, aku harus mendapatkannya." Lelaki itu mengepalkan tangan.

Taekyung sampai di rumah, dia sudah mandi dan berganti pakaian bersih. Duduk di balkon rumah gubuknya sambil minum kopi. . . .

"Ehem, permisi apakah saya mengganggu"

"Ah tidak, maaf ada apa?"

"Ehem, begini apa benar nama anda Taekyung"

"Benar, saya Taekyung, Hwang Taekyung, siapa anda ini?"

"Ah perkenalkan nama saya Ahn biasa di panggil tuan Ahn, saya seorang direktur dari sebuah perusahaan intertaiment"

Taekyung: "Oh maaf silahkan duduk tuan,, lalu kenapa anda sampai desa ini?"

Tuan Ahn: "Saya sedang berlibur dan mencari inspirasi, kamu tinggal dengan siapa?"

Taekyung: "A aku tinggal tidak dengan siapa-siapa, aku. . . Sendiri tinggalkan aku sendiri di sinii ow wow wow."

Tuan Ahn: Plok Plok Plok "Waw suaramu bagus, good good, ehm lalu kemana keluargamu?"

Taekyung: "Aku anak tunggal yang di tinggalkan, Ayahku bekerja menjadi TKI eh salah TKK di Inggris, dan tidak pernah kembali ke sini hikz hikz" (terdengarlah suara biola kesedian. . . . .)

Tuan Ahn: "La lalu ibumu?" (mewek mode on)

Taekyung: "I Ibu saya, pergi meninggalkan kami,(sroop, membersihkan ingus) dia memilih pergi dengan orang kaya daripada bersama kami yang hikz hikz men menderita i i ini, HWAAAH KEZAM" (menangis memeluk tuan Ahn. . .)

Tuan Ahn: "HWAAAH malang sekali nasibmu nak, hu hu hu" ( menangis membelai-belai kepala Taekyung)
Taekyung, saya ingin membawamu ke kota dan menjadikanmu seorang bintang idola, kau mau?"

Taekyung: "HAH benarkah, ten tentu saja mau, terima kasih terima kasih" (mencium-cium tangan tuan Ahn)

Tuan Ahn: "Kalau begitu, ayo berangkat, kita songsong masa depan yang penuh gemilang" (mengepalkan tangan ke atas dan berdiri menghadap matahari senja)

Taekyung: "Iya, ayo kita meraihnya dengan penuh semangat" ( mengikuti gaya Tuan Ahn dengan rambt melambai-lambai terkena hembusan angin)

Tuan Ahn: "Ah tunggu, pose kita keren sekali, mari berfoto,," *JEPRET* (Tuan Ahn dan Taekyung tersenyum dengan manis)

Nah akhirnya Taekyung menjadi seorang Bintang idola, seorang model juga menjadi anggota pertama grup band A.N.Jell dan juga sebagai leadernya. . .XD

*~THE END~*

*((Hohoho, , , Nguaco MODE ON. . .n_n , AMPUN SuKKie))*

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Februari 2012 in Fanfiction, Oneshoot

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: