RSS

||#((BBSA))*Bad Boy si Akuma*#|| Chapter 13!!

07 Mei

~**Bad Boy si Akuma**~

Chapter  ì13  >,< (Nomer Istimewah,,kukuku)
*Kalau Akuma Demam*

“Hachim, ck sial”
Hiruma demam, sepanjang hari hanya berbaring di tempat tidur.
“Hiru-nii minum obatnya”
“Ck tidak, aku tidak sakit” Hiruma ngotot.
“Kalau Hiru-ni sehat, sakitnya gimana?” Mamori cemberut.
“Berisik, hachim uhuk-uhuk”
“Tu kan, pokoknya ayo minum obatnya”
“Tidak”
“Minum”
“Tidak”
“Aih, MAMO BILANG MINUM HIRU-NII ATAU MAMO LEMPAR KELUAR JENDELA SEKARANG JUGA!” teriak Mamori kesal.
“A APA? Hey itu kan kata-kataku bocah uhuk sialan” Hiruma bangun dan menunjuk-nunjuk Mamori.
“Mau minum tidak?” tersenyum manis.
“Ti..Hey mau kau apakan itu, jangan bodoh hey hentikan” Hiruma panik melihat VAIOnya siap diluncurkan ke jendela.
“Hiru-nii obatnya” tersenyum.
“Iya iya aku minum, sialan”
Akhirnya Hiruma meminumnya juga dan VAIO nya sehat walafiat tak kurang suatu apapun. Setelah minum obat Hiruma tertidur nyenyak karena efeknya.

~**~
Mamori dengan setia menemaninya. Dia duduk di atas tempat tidur di samping Hiruma tertidur. Dia sedang bermain VAIO Hiruma.
“Eh apa ini yang biasanya ditulis Hiru-nii? Em apa ya kok kayak biodata orang begini” Mamori mengerutkan kening.
“Eng”
“Eh Hiru-nii sudah bangun ya”
“Kau sedang apa?” setengah merem.
“Oh sedang liat VAIO nya Hiru-nii?”
“Jangan sampai kau merusaknya, di dalamnya banyak hal penting Mamo” berkata lemas.
“Eh? Ba baik, lalu apa Hiru-nii sudah baikan?”
Mamori menyentuh kening Hiruma, “Aw panas sekali”
“Aku sudah sehat”
“Tidak, suhunya justru semakin panas”
“Nanti juga turun sendiri”
“Mana bisa, Mamo ambil kompresan baru ya” Beranjak pergi, tapi “Eh ada apa Hiru-nii?” menatap bingung. “Tidak boleh, kau disini saja” menahan tangan Mamori.
“Mamo cuma sebentar kok”
“Tidak pokoknya temani aku disini titik” Bruk, Hiruma membaringkan kepala di paha Mamori.
“Eh?” Mamori bingung melihat tingkah aneh Hiruma tapi dia diam saja dan menurut.

30 menit kemudian terdengar dengkuran halus Hiruma.
“Sepertinya sudah tidur lagi, Mamo ambil sekarang saja deh” dengan hati-hati Mamori memindahkan kepala Hiruma ke atas bantal dan dia dengan pelan keluar untuk mengganti air kompresan.

Ceklek, “Untung Hiru-nii masih tidur” Mamori kembali ke kamar, dengan perlahan menempelkan handuk kompresan dikening Hiruma.
“Bandel sekali sih padahal sakit begini” gumamnya.
Tet tet..
“Eh siapa ya” Mamori berlari membukakan pintu.

Cklek, “Ah ternyata Suke-nii”
“Oh hay Mamo-chan, mana dia?”
“Ah itu anu Hiru-nii di kamar sedang tidur”
“Tidur?”
“Iya dia sakit demam”
“Ternyata setan bisa sakit juga ya” tertawa.
“Ngapain kesini?” Hiruma mendadak muncul dengan wajah merah karena demam tinggi.
“Eh Hiru-nii kenapa bangun, ayo kembali ke kamar” ajak Mamori.
“Tidak mau, kau sudah meninggalkanku” cemberut.
“Gomen, ayo Hi..” kata Mamori.
“Aku mau tapi jangan meninggalkanku sendirian lagi Mamo” mengerucutkan bibir.
“Ah iya gomen, Mamo cuma membukakan pintu saja kok”
“Badanku lemas ayo temani aku tidur” menggandeng Mamori ke kamar meninggalkan Kosuke yang daritadi bengong.
“Ma Mamo? Tumben?” gumam Kosuke.
“..”
“..”
“Tadi katanya apa? Temani tidur ya, APAA TEMANI TIDUR?? Ini tidak boleh!” berlari kalang kabut menuju kamar Hiruma.

Cklek, “HI..”
“Sst Suke-nii jangan ramai” kata Mamori pelan.
“Ah i iya gomen”,Kosuke melihat Hiruma tertidur berbantal paha Mamori.
“Oh hanya menemani ya” Kosuke menggaruk-garuk kepalannya.
“Suke-nii kenapa?
“Ah ti tidak kok” tersenyum canggung.
“Eng Mamo dingin~” rengek Hiruma.
“Ah iya Mamo ambilkan selimut”
“Tidak mau, peluk aku” memeluk pinggang Mamori dengan manja.
“Haah?” Kosuke melongo.

~**~
“Mamo-chan sudah makan?” tanya Kosuke.
“Belum, Mamo lapar”
“Eh belum makan kenapa tidak bilang daritadi, Suke-nii buatkan makanan dulu ya” pergi ke dapur.

“Suke-nii? Boleh Mamo bantu?”
Mamori tiba-tiba muncul di dapur.
“Ah kau rupanya, ini sudah selesai kok, bantu letakkan di meja saja”
“Baik”
“Apa dia tidur?”
“Iya”
“Dia aneh, manja sekali, apa karena demamnya y?”
“Mamo juga merasa Hiru-nii jadi aneh”
“Kau ini uhuk-uhuk selalu saja meninggalkanku” kesal Hiruma.
“Kok Hiru-nii bangun lagi sih?”
“Itu gara-gara salahmu uhuk-uhuk”
“Aih gomen, Mamo antar..”
“Tidak”
“Hiru-nii”
“Aku tidak mauuuu” mengembungkan pipi. Membuat Kosuke dan Mamori cengo.
“..”
“..”
“Kenapa kalian?” tanya Hiruma innocent.
“Aku rasa makin parah, kita ke rumah sakit saja” kata Kosuke.
“I iya”
“Rumah sakit? Buat apa, tidak mau, aku sehat” berlari.
“Eh? Hey kenapa lari, kau sudah parah bodoh” Kosuke mengejar.
“Tidakkk!!”
“Ayoo!”
“Tidak!!”
“Ayo!”
“Tidak mauuu~”
“Ck, Mamo-chan bantu tangkap dia!”
“Ah i iya, berhenti Hiru-nii” teriak Mamori ikut berlari.

Mereka kualahan menangkap Hiruma yang menggila. BRAK BRUAK, bahkan beberapa benda berserakan akibat ulahnya.

Grep, “Ketangkep kau” Kosuke memiting Hiruma.
“Ah lepas, tidak mau tidak mau” teriaknya.
“Ck diamlah Hiruma! Aku malu lihat akuma begini taukk!” pekik Kosuke.
“Ahh~ berisik, aku tidak ma. . .”
“HIRU-NII BISA DIAM TIDAK! JANGAN BANDEL!” teriak Mamo galak dengan berkacak pinggang. Kosuke kaget.
“..”
Hiruma cemberut “Aku lapar~” katanya manja.
“..”
“..”
“Y ya sebaiknya kita makan, aku merasa frustasi” Kosuke memijat kening.
“Ayo duduk sini, kita makan Hiru-nii”
“..”
“Kenapa?”
“Suapin~”
“..”
“Aku ingin tertawa tapi juga ingin menangis” Brak, Kosuke membanting kepala ke meja.
“Kalau makan jangan tidur” kata Hiruma innocent sambil disuapi Mamori.

~**~
“Apa lagi heh?” hardik Kosuke.
“Pipis”
“Eh?”
“Kok basah, Hiru-nii ngompol?” Hiruma mengangguk innocent.
“Hah? APA? KYAAA, APA KATA NERAKA?” Kosuke histeris.
“Neraka bisa bicara ya?” Tanya Mamori.
Kosuke cengo, “CUKUP,Aku pulang saja” BRAK, membanting pintu.
“..”
“..”

~**~
“Bocah sialan cepat bangun sudah pagi bodoh”
“Eng iya..Eh?”
“Kenapa?”
“Syukurlah Hiru-nii kembali~” memeluk senang.
“Hah darimana?”Hiruma bingung.

 

~Tsudzuku~

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Mei 2012 in Fanfiction, Part

 

Tag: , , ,

3 responses to “||#((BBSA))*Bad Boy si Akuma*#|| Chapter 13!!

  1. aljapayo

    4 Juni 2012 at 1:49 am

    lanjut thor . ceritanya seru . disini you-nii GEJE + OOC banget .kekeke YA-HA

     
  2. Fida N. Salma

    4 Mei 2013 at 6:43 pm

    lanjutin dong, hirumanya lucu.
    mamonya manja, tapi bagus ceritanya😄

     
  3. yukimaehwa

    18 Juli 2013 at 12:08 am

    ne, arigatou minna san,, ^^

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: